OFFICIAL WEB MADRASAH ALIYAH BIDAYATUL HIDAYAH

Profil Madrasah

VISI dan MISI MA BIDAYATUL HIDAYAH

VISI MA  BIDAYATUL HIDAYAH

Terciptanya Peserta Didik yang Berkarakter Islami dan Berprestasi

 

MISI  MA  BIDAYATUL HIDAYAH

  1. Mewujudkan peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
  2. Mengembangkan kurikulum dan pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan potensi akademik dan non-akademik.
  3. Meningkatkan kompetensi spiritual, sosial, dan kepemimpinan peserta didik berdasarkan ajaran Islam.
  4. Mendorong peserta didik untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi akademik dan non-akademik di tingkat regional maupun nasional.
  5. Menciptakan lingkungan sekolah yang religius, aman, nyaman, dan kondusif untuk proses belajar dan pembentukan karakter.

Sejarah Singkat

Berdirinya  Madrasah Aliyah Bidayatul Hidayah merupakan program jangka panjang pendirian lembaga pendidikan formal oleh Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah yang sudah berdiri sejak tahun 1960. Lembaga Pendidikan Formal pertama yang didirikan oleh  Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah adalah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Salafiyah, sekitar tahun 1965. Madrasah Ibtidaiyah (MI) Salafiyah merupakan pendidikan dasar yang memuat kurikulum khas pesantren lebih besar daripada kurikulum umum. Pada tahun 1965 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Salafiyah sangat diminati masyarakat, sampai membuka cabang di desa-desa sekitar. Madrasah Ibtidaiyah (MI) Salafiyah ini masih tetap eksis sampai dengan tahun pelajaran 2008-2009 ini.
Setelah berhasil mendidirikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Salafiyah, Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah merespon keinginan dan harapan masyarakat atas berdirinya madrasah yang lebih tinggi tingkatnya, berdirilah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah. Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah ini merupakan lembaga pendidikan formal tingkat wustho (menengah pertama). Kurikulum yang dicanangkan terdiri atas kurikulm Pesantren dan kurikulum Pemerintah, namun kurikulum pesantren lebih mendominasi. Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah inipun semakin hari menjadi lirikan masyarakat untuk menanamkan akhlaqul karimah kepada putra-putri mereka, baik  masyarakat menengah ke bawah maupun masyarakat menengah ke atas. Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah inipun masih konsisten keberadaannya sampai dengan terbitnya tulisan ini.
Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah memang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat dan mewujudkan impiannya. Setelah melahirkan dan mengelola dua madrasah tingkat dasar dan menengah pertama, masyarakat masih menginginkan putra-putrinya menyantri lebih lama, namun masih tetap memperhatikan program pemerintah. Usulan wali santri atas lahirnya madrasah tingkat atas, direspon dengan baik. Pada tahun 2000, permulaan Kegiatan Belajar Mengajar dengan jumlah guru sekitar 13 orang dan jumlah murid 62 anak.
Pada tahun 2002 terbitlah SK Pendirian MA Bidayatul Hidayah dari Departemen  agama  Wilayah  Propinsi  Jawa  Timur  dengan Nomor :  Wm.06.04/PP.03.2/2350/SKP/2002, NSM : 312351601971, status : Terdaftar. MA Bidayatul Hidayah dalam waktu sementara membuka satu progran studi, yaitu  Ilmu Pengetahuan Sosial yang bergabung dengan KKM MAN Sooko Mojokerto. Pada tahun 2006 setelah diakreditasi oleh Departemen Agama RI Kantor Wilayah Propinsi Jawa Timur, terbitlah piagam Akreditasi  Nomor : B/Kw.13.4/MA/544/2006 yang menyatakan bahwa  status madrasah menjadi Terakreditasi B.
Tahun demi tahun kepercayaan masyarakat semakin meningkat. Penerimaan siswa baru setidak-tidaknya seperti tahun sebelumnya. Setelah berhasil meluluskan siswa, jumlah rombongan belajar mengalami peningkatan pada tiap jenjang. Sampai tahun pelajaran 2011 – 2012  ini jumlah rombongan belajar menjadi 6 rombel dengan rata-rata jumlah siswa + 50 anak per kelas.
Kendala dominan dalam pelayanan pembelajaran ini terletak pada sarana dan prasarana. Kegiatan Belajar Mengajar dilakukan dalam gedung yang sempit dengan jumlah siswa yang melebihi jumlah standart dalam kelas yang sehingga proses kegiatan belajar sering tidak maksimal. Lantainya masih alami,   bangku dalam keadaan terbatas, dan pintu belum terwujud.
  Berdasarkan permasalahan tersebut, dampak dari hal diatas, seiring upaya pembangunan fisik sekolah lingkungan yang kondusif dan refresentif untuk menimba ilmu agak terhambat. seperti halnya dialami oleh Madrasah Aliyah Bidayatul Hidayah Mojogeneng Jatirejo Mojokerto dalam peningkatan mutu akademik, sekolah sehat,dan aman. pembangunan prasarana dan pengadaan sarana kegiatan ruang kelas baru penunjang untuk program tersebut menjadi hal yang sangat mendesak untuk segera dibangun.
 
Adapun Kepala Madrasah yang menjabat dari tahun ke tahun adalah sebagai berikut:
  1. Tahun 1999 dipimpin oleh KH. Agus Mohammad Shobiri Yahdi Mathlab.
  2. Tahun 2004 dipimpin oleh KH. Agus Salim Yahdi Mathlab
  3. Tahun 2008 dipimpin oleh Bapak Muliono, S.Pd
  4. Tahun 2009 hingga saat ini MA Bidayatul Hidayah dipimpin oleh Nahar Wibowo.

Sarana & Prasarana

Berikut ini adalah sarana dan prasarana yang ada di sekolah :

Gedung Madrasah Tiga (3) Lantai, 21 Ruang Kelas
Gedung Pusat Pelatihan Komputer (Laboratorium Komputer)
Halaman Olah Raga dan Upacara yang Cukup Luas
Ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS)
Koperasi Siswa
Meeting Room
Toilet Peserta Didik dan Tenaga Pendidik
Area Park

Struktur Organisasi

Struktur organisasi sekolah akan kami update disini

Kepala Madrasah

Nahar Wibowo.  adalah kepala Madrasah Aliyah Bidayatul Hidayah Mojogeneng Jatirejo Kabupaten Mojokerto terhitung sejak 18 Juli 2009 dan masih beraktivitas hingga saat ini. Lahir di Ponorogo pada tahun 1970. Menghabiskan masa kecil sampai selesai tingkat SMP di Ponorogo sedangkan pendidikan tingkat SMA A. Wahid Hasyim Tebuireng diselesaikannya di Kabupaten Jombang. Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang membawanya menjadi seorang sarjana Pertanian pada tahun 1995. Sedangkan untuk Sarjana Pendidikan telah diselesaikannya di Universitas Mayjensungkono Mojokerto Prodi Bahasa Inggris FKIP pada tahun 2023.

Program Kerja

Program Unggulan

1. Menjadi Sekolah Standar Nasional (SSN)
2. Mengembangkan Sikap dan Kompetensi Keagamaan
3. Mengembangkan Potensi Siswa Berbasis Multiple Intelligance
4. Mengembangkan Budaya daerah
5. Mengembangkan Kemampuan bahasa dan Teknologi Informasi
6. Meningkatkan Daya serap Ke Dunia Kerja

Program Pengembangan Sarana Prioritas

1. Membangun 5 Ruang kelas Belajar dengan konstruksi bangunan 3 tingkat
2. Membangun 1 ruang Belajar di lantai 2 gedung lama
3. Membangun Ruang Lab Praktek 3 buah
4. Pembangunan Kantin Siswa
5. Perbaikan dan Pengecetan Lapangan Olah Raga
6. Pengembangan Jaringan Infrastruktur LAN (Intranet dan Internet)
7. Pengembangan Sistem Informasi Sekolah (SIS)
8. Melengkapi Sarana dan Prasarana Perpustakaan dan Lab Komputer
9. Renovasi Aula
10. Renovasi Tampilan Depan Skolah/Gerbang Sekolah
11. Melengkapi alat praktek

Kondisi Siswa

Berikut ini adalah gambar tabel kondisi peserta didik Madrasah Aliyah Bidayatul Hidayah Mojogeneng Jatirejo Mojokerto Tahun Ajaran 2025/2026 (Sesuai BAP EMIS MABIDA) :

Komite Madrasah

Semenjak diluncurkannya konsep Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Madrasah dalam sistem manajemen madrasah, Komite Madrasah sebagai organisasi mitra madrasah memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya turut serta mengembangkan pendidikan di madrasah. Kehadirannya tidak hanya sekedar sebagai stempel madrasah semata, khususnya dalam upaya memungut biaya dari orang tua siswa, namun lebih jauh Komite Madrasah harus dapat menjadi sebuah organisasi yang benar-benar dapat mewadahi dan menyalurkan aspirasi serta prakarsa dari masyarakat dalam melahirkan kebijakan operasional dan program pendidikan di madrasah serta dapat menciptakan suasana dan kondisi transparan, akuntabel, dan demokratis dalam penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan yang bermutu di madrasah.

Agar Komite Madrasah dapat berdaya, maka dalam pembentukan pengurus pun harus dapat memenuhi beberapa prinsip/kaidah dan mekanisme yang benar, serta dapat dikelola secara benar pula. Susunan pengurus Komite Madrasah adalah sebagai berikut:

Ketua 1          :   KH. Agus Imron Rosyidi
Ketua 2          :   KH. Agus Nurul Fathan Ubaidillah

Sekretaris 1   :   Bayu Aditya Pratama, S.Pd
Sekretaris 2   :   Makruf

Bendahara 1  :   Agus Masruchan
Bendahara 2  :  KH. Khoirul Badik

Anggota  1    :   Ummi Hanik, S.Pd
Anggota 2     :   Tatag Wicaksono
Anggota 3     :   Hj. Sukartilah
Anggota 4     :   Agus Misbahul Munir

Prestasi Siswa

Prestasi di Bidang Akademik :

 

Prestasi di Bidang Non-Akademik :

1. Jam’iyyah Sholawat AlBanjari ELMABIDA

Juara III pada Lomba ALBANJARI Tingkat Pelajar Se Nusantra Pada Tahun 2024 yang Diselenggarakan Oleh KUBAHIRENG Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Provinsi Jawa Timur dalam Rangka Memperingati Yaumil Milad Ke-8 KUBAHIRENG (Kumpulan Jam’iyyah Albanjari dan Hadrah Pondok Pesantren Tebuireng) Indonesia. 

2. HANUM ARUMY SALSABILA (2025)

Juara III Cabang Lomba MTQ Putri pada Pekan Olah Raga dan Seni (PORSENI) Tingkat Madrasah Aliyah Se Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur Tahun 2025.